Senin, 28 Juli 2014 | Indonesia | English |






Penyuluh `Dataran Tinggi` Gayo: Wujudkan Balai Diklat Keagamaan di Aceh

Foto

Takengon, 30 Desember 2011

Salah satu Penyuluh Agama Teladan Provinsi Aceh, Mahbub Fauzie, S.Ag, jelang tutup tahun 2011, masuki 2012 mengapresiasikan kita, "Capaian-capaian positif dan keberhasilan yang telah diperoleh selama ini berkat kepemimpinan kakanwil sebelumnya hendaknya bisa dilanjutkan untuk lebih ditingkatkan oleh kakanwil sekarang dan disokong oleh semua jajaran dan personil institusi kemenag Aceh."

Sebagai bagian dari keluarga besar organisasi `ikhlas beramal`, kami, setidaknya saya pribadi mempunyai harapan yang sangat besar dengan `semangat muda` kepemimpinan kakanwil sekarang.

Pembinaan keagamaan terutama sekali dalam meningkatkan kesadaran umat untuk bersama-sama menegakkan syariat Islam di tanah rencong ini tetap menjadi perhatian utama dalam kepemimpinan kakanwil baru.

"Dalam upaya meningkatkan sumberdaya manusia di kalangan pegawai Kemenag Aceh, tentunya keberadaan Balai Diklat Keagamaan di Aceh harus terus diperjuangkan untuk dapat direalisasikan. Terpilihnya putra Aceh Ir. Azwar Abubakar sebagai Men PAN dan RB dalam KIB Jilid II, peluang emas bagi Aceh untuk `merayu` lagi, agar program Balai Diklat itu, lahir di sini. Seiring dengan itu perlu diperhatikan juga upaya pengadaan beasiswa S2 dan S3 bagi kalangan karyawan kemenag, tidak terkecuali bagi kalangan penyuluh agama Islam," harap Mahbub Fauzie, S.Ag,Penyuluh Agama Islam Fungsional pada Kankemenag Aceh Tengah.

"Harapan kami dari Daratan Tinggi Gayo kepada teman-teman PNS/Karyawan Kemenag Aceh, mari kita dukung kepemimpinan baru kita dengan semangat kebersamaan. Siapapun kita dan apapun jabatan kita harus mempunyai tanggung jawab menjaga citra baik `wajah` lembaga kita. Lebel `agama` di lembaga kita adalah taruhan harga diri kita dalam berkiprah di tengah-tengah masyarakat. Kita selalu berniat dan berupaya memberikan keteladanan sejak dari hati yang paling dalam," kata alumnus Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry.

"Mari kita berbuat dan berlaku di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan bidang tugas kita masing-masing. Semangat saling ingat mengingatkan kita jadikan `kendali` dalam menjalankan profesi kita masing-masing, baik tenaga administrasi maupun fungsional. Hubungan harmonis dan upaya singkronsisasi mari tetap kita bina bersama, jangan ada ego-sektoral, atau istilahnya jangan ada dusta di antara kita," tutup Mahbub yang bertugas di Kecamatan Jagong Jeget. (muhammad yakub yahya)

Diupload oleh M Yakub Yahya (-) dalam kategori Umum pada tanggal 30-12-2011 00:00

  ©2011 Kementerian Agama Prov Aceh
  Halaman ini diproses dalam waktu: 0.004881 detik