Jumat, 19 September 2014 | Indonesia | English |






Prosedur Pendaftaran Haji

Pendaftaran Haji Reguler

Pendaftaran Haji Reguler terbuka sepanjang tahun selama hari dan jam kerja. Secara sederhanan, Calon Jamaah Haji atau Kuasanya bisa melakukan pendaftaran dengan dua cara:

Pertama:
Lebih dahulu datang ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat untuk mengisi Blangko SPPH (Surat Pernyataan Pergi Haji), selanjutnya calon jamaah diarahkan ke salah satu Bank Penerima Setoran BPIH untuk melakukan setoran awal BPIH sebesar Rp. 25 Juta/orang + Rp. 500 ribu biaya pemeliharaan rekening. Pihak Bank akan memberikan bukti penyetoran awal dan bukti nomor porsi kepada calon haji.

Kemudian calon haji kembali lagi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat untuk menyerahkan bukti setor dan nomor porsi haji. Untuk Provinsi Aceh nomor porsi biasanya diawali dengan kode o1xxxxxxxxx.

Alur pendaftaran 1 : Kemenag-Bank-Kemenag

Kedua:
Calon jamaah haji lebih dahulu membuka rekening biaya perjalanan haji, dan menyetorkan biaya awal perjalanan haji, kemudian menuju Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk melakukan pendaftaran haji, setelah mengisi SPPH, calon jamaah kembali lagi ke Bank untuk memperoleh nomor porsi, lalu kembali lagi melapor ke Kantor Kementerian Agama setempat.

Alur perndaftaran 2 : Bank-Kemenag-Bank-Kemenag

Pendftaran Haji Khusus

Dengan adanya Peraturan Direktur Jenderla Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor D/1 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pendaftaran Jamaah Haji Khusus, maka pendaftaran Calon Haji Khusus harus melalui Kanwil Kementerian Agama Provinsi C/q Bidang penyelenggaraan Haji dan Umrah.

lebih lengkap dapat di lihat pada Pedoman Pendaftaran Jemaah Haji Khusus

  ©2011 Kementerian Agama Prov Aceh
  Halaman ini diproses dalam waktu: 0.005749 detik